Jayapura – Universitas Cenderawasih Papua menyelenggarakan Temu Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) se-Nusantara pada 22-25 November 2010, di Jayapura.Acara yang bertema “Mewujudkan Komitmen dan Konsistensi Mahasiswa se-Nusantara Demi Terciptanya Masyarakat yang Adil dan Makmur dalam Bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia” ini dibuka langsung oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, Senin (22/11).
Presiden mengajak seluruh peserta temu BEM se-nusantara untuk tetap optimis dalam menghadapi segala permasalahan yang ada negeri ini, serta menyumbangkan pemikiran-pemikiran yang bermanfaat untuk memecahkan permasalahan tersebut, terutama masalah di bidang pendidikan.“Setiap permasalahan itu ada solusinya, yang penting kita tetap harus optimis menghadapinya,” katanya.
Dalam kesempatan tersebut, Menteri Pendidikan Nasional Mohammad Nuh mengatakan, mahasiswa memiliki posisi dan peran yang sangat penting dan sangat strategis dalam menyelesailan agenda kebangsaan.“Dengan kemampuan intelektualitasnya, kejernihan dan kemandirian berpikir, kemuliaan kepribadian, bangsa ini menaruh harapan besar kepada rekan-rekan mahasiswa,” kata Menteri Nuh.
Mendiknas juga melaporkan kepada presiden, bahwa salah satu agenda Kementerian Pendidikan Nasional adalah meningkatkan akses bagi seluruh lapisan masyarakat keseluruh jenjang pendidikan, dimana akses tersebut sangat dipengaruhi oleh ketersediaan sekolah dan keterjangkauan dalam hal pembiayaan.
"Setiap perguruan tinggi yang diselenggarakan oleh pemerintah (perguruan tinggi negeri) dalam penerimaan mahasiswa baru wajib hukumnya menyediakan 20 persen berasal dari keluarga tidak mampu,” kata Menteri Nuh.
Thomas Warijo, Presiden BEM se-Nusantara mengatakan, temu nasional tahun 2010 ini mengundang 400 BEM dari seluruh perguruan tinggi negeri maupun swasta dari seluruh wilayah Indonesia.
Written by Doddy Zulkifli ( www.dikti.go.id )